Edans Polisi Cirebon, Cuma Bawa tas di Motor di tilang 250ribu
Seseorang netizen mengeluhkan kelakuan polisi dulu lintas ketika melewati Kota Cirebon, Jawa Barat. Beliau kesal bukan bermain, lantaran polisi menuduhnya melanggar dulu lintas cuma lantaran menyimpan tas yg beratnya tak mencapai 4 kg.
Dikutip dari akun Fb Imron Welding, Rabu (3/2), dirinya dibuat kesal oleh polisi dulu lintas dari Kota Udang tersebut. Dirinya mengaku pernah dipersilakan jalan dalam suatu razia di Karawang, tapi malah ditilang dikala berada di Cirebon.
Bahkan, polisi yg menilangnya meminta duit Rupiah 250 ribu atas pelanggaran yg dilakukannya. Diwaktu ditanya berkenaan pasal yg dilanggar, polisi tersebut menyebutkan Pasal 225 Undang-Undang menyangkut Dulu Lintas & Angkutan Jalan.
Padahal, pasal yg dimaksud yaitu peraturan pengalihan, dimana di dalamnya berisi, "Ketentuan lebih lanjut tentang pengembangan industri & technologi Prasarana Dulu Lintas & Angkutan Jalan diatur dgn peraturan pemerintah."
Berikut tulisan komplit Imron yg ia catat di Fb miliknya :
"Begitu b******n nya oknum Polantas Cirebon... Menurut aku, polisi enggak mikir sama sekali, di Karawang operasi besar, 3 jam dulu aku lolos, SIM STNK ada & aktif. Waktu Ini di Cirebon, Buset minta Rupiah 250 ribu. Alasannya barang terlampaui tidak sedikit. Saksikan tas gue, 4 kg serta enggak ada. Konsisten gue mesti bawa apaan? Kresek? Bukan masalah apa. Tilang mari lah, asal kepada tempatnya, Melanggar knalpot racing. Terobos lampu merah, mari. Namun ini enggak masuk akal. Ditanya pasal apaan pak seandainya kayak gini? PASAL 225, itu pasal apaan. Berhubung aku enggak ada bekingan ingin enggak ingin aku sodakoh ke B******N ITU Rupiah 50 RIBU."

